Ganti Judul

Sudah ratusan judul yang aku ajukan. Dari tata bahasa paling kritis sampai apatis. Tak sepotongpun disukai.

“Ah, kau tak pandai cari masalah.” Begitu ujarnya.

Paparan latar belakang hanya lewat seperti angin lalu saja. Susah payah aku merangkainya, dirasa hanya percuma. Lalu, aku diam dalam waktu yang sangat lama.

Bulan berganti tahun. Dengar-dengar ia tengah mencariku. Kurasa, ini kesempatan emas bagiku. Kita kembali bertemu. Tak ada canggung, ia menyapaku dengan amplop surat mohon do’a restu.

Komentar