Koordinat

Beberapa polisi berada di depan rumahku. Kulihat mereka dari celah atap. Badannya besar berotot, dan suaranya berat beradu.

Masih di celah atap rumah, kubuka media sosial, dan namaku diperbincangkan banyak orang. Gusar beradu di dalam dadaku. Padahal, aku tak pernah menyembunyikan orang yang mereka sangka.

Jemariku sudah tak kuat, kutuliskan sebuah status, "Aku tak menyembunyikan perempuan itu, aku hanya mengajak kekasihku pergi. Kebetulan ia jatuh ke jurang, dan aku selamat."

Sesaat kemudian, penanda digital salah satu polisi, mengarahkan letak koordinatku, yang berada tepat di atasnya.

Komentar