Nasi Menangis

Nenek pernah bilang, "Kalau nasi di piringmu tak habis, nanti nasinya nangis." Aku pun banyak bertanya kala itu, "Bukankah kalau dimakan itu sakit, Nek? Nanti kena gigit." Mendengar jawabanku, nenek tersenyum.

Setiap kali makan, nasi di piringku selalu habis, tak kulewatkan sedikitpun. Ketika suapan terakhir butir nasi masuk ke mulutku. Tiba-tiba, aku mendengar suara tangisan, makin kencang, bahkan membuat tubuhku bergidik.

Diberitakan lewat televisi, seorang anak telah mati. Anak yang kelaparan, hidup sendiri.

Ternyata, aku tak mendengar suaraku sendiri, yang menangis dengan kenyang nasi.

Komentar