Notifikasi

[29/3 12.36] Pemuda Depan Ruko: Waktu itu, sekujur tubuhmu basah kuyup. Kau gelisah. Hujan yang masih deras berlomba dengan sorot matahari dari arah barat. Jelas, hujan mengusikmu. Matahari berupaya menghangatkanmu. Kau beruntung.

Kepalaku menengadah ke arah langit timur. Muncul pelangi. Aku ingin kau melihatnya, bibirku membeku tak berani menyapa. Aku melihat ke arahmu. Pelangi itu terpantul pada ujung matamu. Jelas, kau tak menyadari itu. Aku ingin menegurmu, itu tak mungkin. Ada laki-laki mengenakan kemeja maroon mendekapmu.

Komentar