Pencuri

Seringkali, si pencuri itu bersembunyi di rumahku. Aku tak bisa menolak kedatangannya, apalagi harus mengusirnya. Getir, takut, terbata, semua tercampur saat aku melihatnya.

Aku takut, orang-orang di luar sana, datang beramai-ramai mendobrak pintu rumahku. Mereka yang sudah lama mengejar si pencuri ini.

Entah, sudah berapa hati yang ia curi. Apa kau tahu? Sepasang matanya saja, sudah menjadi pisau yang cukup menggoda dan menusuk. Bahkan, tanpa perlu ia mencuri, aku pernah memintanya agar mengambil isi hatiku sepenuhnya.

Komentar